Header Ads Widget

Puisi -Puisi Yolan Tukan

     
Kekasih Puisi

Untukmu yang mengajari arti cinta
Damailah bersama piluhmu dalam kalbu
Diami sejenak keluhmu
Istirahatlah lelah 
Agar pedih menepi biar sebentar

Nikmati setiap peristiwa
pada tiap waktu yang bergulir
dan biarlah waktu
meridohi setiap niat tulus 
yang datang dari kepolosanmu 
menjaga Asa
merawat frasah
Agar tetap awet muda wajah sajakmu

Rebahkan tubuhmu sejenak 
di sepanjang beranda senja
Resapi setiap makna cinta 
yang mangalir dari jantung peradaban. 
Agar kau tahu, 
Asmara bukan hanya soal ciptakan rasa, 
Gelorakan hasrat
Kisah romansa sepasang insan yang instan, 
Akhirnya, hanya menyisahkan duka di dada, 
Sebab lukanya masih membasah 
dan terus menganga.

Kasihku,
Aku Tak mau mengguruimu, 
Apalagi mengajarkanmu, apa arti cinta ? 
Sebab aku takut, cintakku diselimuti dusta.

Kemarilah,
Cukup kuberi tahu rahasia hati yang selalu kurindui.
Di malam-malam tua nanti, 
rapatkan kupingmu ke pipihku, 
Akan aku bacakan 
dongeng purba tentang sepasang juang 
Yang terus menerjang belukar kesukaran
Bersama cinta 
yang tak henti-hentinya menggelorakan perlawanan.


Petuah Terakhir Ayah
 
Pada sajak tanpa rima 
Aku rindu rayu jagung kebose ibu 
Aku rindu harum sayur kelor
Dari dapur berlabur kasih

Pada petua puisi, bijak anak desa.
Aku rindu canda polos kita, 
selepas tuak dalam kenera selasai kita teguk
Ayah, gulungkan sekali lagi  setangkai Tembakau untuku.

Aku ingat jelas, diberanda malam itu 
di saat nasihatmu melapasku pergi mengejar mimpi.

Di atas anyaman tikar daun koli
ina menyaji wata tenani dan rumpu rampe, 
yang begitu romantis 
Ama menuang tuak dari kenera tua
Kedalam cangkir bambu kuning.
Lalu Kita berkisah panjang
Jejak juang Nenek moyang 
yang mempertahankan hak ulayat tanah adat 
dari penjajah Portugis dan Belanda. 
Kepada kita diberikan warisan budaya,  
sebagai anak budaya yang bergelora
Dalam ragam bahasa 

Pesanmu terus menggaung:
"Cukup makan dari tanah moyang 
dan minum dari air ibu ketuban pertiwi."


Makasar, 2020
Kamar kos yang krisis 
#krisis nalar kritis harus dikritik
#pesan ini adalah petunjuk dari kebodohan yang harus kau sadari

Posting Komentar

0 Komentar