Di Kaki Uyelewun
Di pucuk awan kau layangkan tanya
Dua tiga kaki lelaki mendaki sejarah
Selayang tatap merekam ratap
Samar menyamar dalam mantra angin
Jelita bertedu dalam remang pelita
Jejak purba meraba dada
Seonggok kenangan menjelma mitos
Secuil asa pasrah di meja ritual
Ino, sempoyong memboyong zaman
Ingatan diborgol kekolotan
Menyeret langkah sepanjang setapak
Mengeja nasib di tangan tabib
Telah sirna tatong berdentang
Riuh gendang tak lagi berdendang
Tenggelam dalam kepala prahara waktu
Remuk dipijak musim berdebu
Kemarau yang parau mengintip
Sepasang mata mati mengenal nama
Kian gersang, kian hilang
Subur terkubur lumpur zaman
Amo, gagap membaca tempurung tuak
Sepotong doa batu kaku mengaku
Siri pinang ditimang-timang
Air ludah menyudahi cerita
Di bawah kaki Uyelewun
Darah ayam menganyam budaya
Sakral mengekal dalam nadi
Sabda adat adalah hidup dan mati
Kupang, 2020

0 Komentar