Header Ads Widget

Perempuan dalam jebakan cinta

CABANG BAYI KEPADA IBUNYA

Maaf ibu
Karena aku perutmu tidak lagi ramping
Ia terus membuncit
Seiring asupan cemooh yang tinggi
Ibu,ada kabar bahagia
Kau jadi selebriti sekarang
Muncul dihalaman pertama
Harian gosip tetangga
Ibu,orang-orang itu
Mereka yang mengaku temanmu
Lihat mereka kenyang hanya dengan menyebut namamu
Ibu,aku ingin bertanya
"Perempuan murahan itu apa?"
aku penasaran saja
Mengapa orang-orang itu
Meletakkan didepan namamu
Ibu,jangan lagi masukan pil bulat
Seperti wanita di tv itu
Seperti kata ayah
Seperti sekarang


MAKLUK ITU BERNAMA PRIA

Namanya pria
Aku tidak mengerti mengapa menatap matanya saja jantungku bergetar lebih cepat.
Sihir apa yang melekat disisah tawahnya hingga malam dingin membuka jendela rindu lalu imajinasi melompat masuk menertawakan aku yang tanpa izin menghadirkan sosoknya.
Namanya pria,
Aku tahu dia senang mendengar aku seperti itu, seperti mengetahui tim bola faforitnya unggul dimusim ini


JUMPA DISATU PURNAMA

"Sayang aku mencintaimu", aku ingat benar katamu kekasihku. Tepat dimalam bulan purnama dan kita menjelma jadi sepasang iblis yang melebarkan sayap cinta. Menguasai bekas-bekas penjajahan belanda. Lolongan anjing mengejek sinar purnama jadi nyanyian pengantar jemari kita bertaut. Begitu kuat seperti para penyuap melakukan perjanjian.  Aku tidak lupa kekasihku sebuah suara seperti tangis bayi mencari ayahnya  ikut meramaikan jumpa purnama kita, "jangan takut itu suara kucing". Ah, aku memang bukan penakut sayang, yang kutakuti hanya KPK, bukan apa aku tidak sanggup tertawa melihat pejabat desamu menguya siri pinang dalam tahanan. Aku juga bukan pemalu sayang, sebelum lupa. Kamu pasti ingat sama seperti aku, Saat seberkas sinar jatuh tepat dibibirmu aku bergerak tanpa ragu menangkapnya dengan bibirku, hingga kita bergulat tanpa sadar ada bibir lain yang membiru karena kelaparan.   Persetan ini bumi milik siapa, kita berpacu dalam nikmat tanpa peduli. Biarkan saja bukan kau dan aku menyukai kesenangan, sama seperti wakil-wakil kita.
Kekasihku memberitahu aku "sayang kau mengagumi bulan yang hanya mencuri cahaya matahari". Sampai disini semoga kamu mengerti sebab aku bahkan tidak mengerti.

Posting Komentar

0 Komentar